20 Contoh Soal Pengukuran dan Pembahasannya

Wijatmoko

Contoh Soal Pengukuran

Contoh Soal Pengukuran – Pada kesempatan kali ini kita membahas mengenai contoh soal pengukuran, namun sebelum membahas soal alangkah baiknya kalian mengetahui apa itu pengukuran?. Sebelum mengerjakan soal-soal sebaiknya lebih dulu mengerti mengenai pengukuran beserta alat ukurnya.

Pengukuran merupakan suatu kegiatan membandingkan nilai besaran beserta alat ukur lalu ditetapkan sebagai satuan. Pengukuran adalah hal penting pada ilmu pengetahuan khususnya pada mata pelajaran Fisika.

Pada saat proses mengukur bisa memungkinkan suatu fenomena alam menjadi suatu skala pengukuran atau angka lebih mudah dimengerti bagi masyarakat awam. Pada pembahasan sebelumnya kami juga membahas masih seputar pelajaran Fisika yakni tentang soal keseimbangan benda tegar bisa kalian jadikan referensi ketika belajar.

Jangka sorong adalah salah satu contoh alat digunakan dalam pengukuran berfungsi untuk mengetahui panjang Objek, Kedalaman, Jarak, dan juga Diameter. Jangka sorong memiliki tingkat akurasi dan presisi cukup tinggi, yakni 0,05 mm.

Contoh Soal Pengukuran

Contohnya ketika BMKG menentukan apakah ombak laut berbahaya atau tidak, jadi BMKG wajib melaksanakan pengukuran ketinggian ombak beserta kecepatan gelombang ombak. Ketinggian beserta Kecepatan serta diukur adalah besaran. Menurut satuan, konsep pengukuran terdiri dari dua konsep.

Dibawah ini terdapat contoh soal beserta jawaban. Kalian juga dapat mengunduh soal dalam bentuk file PDF. Sebagai referensi kalian ketika menyelesaikan soal di sekolah, pada pembahasan sebelumnya juga kami pernah membahas mengenai contoh soal potensial listrik.

Contoh Soal Pilihan Ganda

Berikut ini kami bagikan contoh soal dalam bentuk pilihan ganda :

1. Pengertian Pengukuran yaitu…
A. Suatu proses membandingkan besaran dengan besaran sejenis serta dipakai untuk patokan.
B. Bisa diukur dan hasil selalu sama.
C. Alat dengan fungsi untuk mengukur Massa.
D. Suatu alat berfungsi untuk mengetahui persamaan garis pada grafik hasil eksperimen.
E. Peraturan pada penulisan karya ilmiah.

2. Ton, Kuintal, Hektar merupakan contoh nama satuan dalam bidang…
A. Kedokteran.
B. Pertanian.
C. Industri Makanan.
D. Kelautan.
E. Peternakan.

3. Angka ketelitian dalam alat ukur jangka sorong yaitu…
A. 0,1 mm.
B. 0,1 cm.
C. 01, hm.
D. 0,1 m.
E. 0,1 km.

4. Berapakah aturan pada perhitungan angka penting…
A. 5.
B. 4.
C. 3.
D. 2.
E. 1.

5. Neraca merupakan alat ukur berfungsi untuk mengukur…
A. Massa.
B. Beban.
C. Panjang
D. Kalori.
E. Lebar.

6. χ yakni simbol…
A. Massa.
B. Beban.
C. Panjang.
D. Kalori.
E. Besaran.

7. Seluruh angka bukan angka 0 yaitu…
A. Chart.
B. Shape.
C. Date.
D. Angka Penting.
E. Table.

8. Data hasil pengukuran besaran fisika dapat dinyatakan dalam bentuk..
A. Shape.
B. Table.
C. Date.
D. Angka Penting.
E. Grafik.

9. Pengukuran dengan hasil langsung bisa didapatkan menggunakan pembacaan skala alat ukur yakni…
A. Pengukuran Langsung.
B. Pengukuran Besaran.
C. Pengukuran Panjang.
D. Pengukuran Volume.
E. Pengukuran Massa.

10. Nilai besaran pada alat ukur digital bisa didapatkan dengan…
A. Tidak Terbaca.
B. Mudah.
C. Akurat.
D. Susah.
E. Jawaban tidak ada yang benar.

11. Alat berfungsi untuk mengukur massa dari benda yakni…
A. Penggaris.
B. Timbangan.
C. Micrometer Sekrup.
D. Jangka Sorong.
E. Kaca Pembesar.

12. Bagian utama dalam Micrometer Sekrup yaitu…
A. Poros Berulir.
B. Bidal.
C. Roda Gigi.
D. Landasan.
E. Skala Utama.

13. Berikut ini termasuk kedalam sumber ketidakpastian alat ukur ialah…
A. Keterbatasan Pengamat.
B. Kesalahan Sistem.
C. Skala Terkecil.
D. Kesalahan Acak
E. Semua Jawaban Benar.

14. Contoh dari kesalahan bersistem adalah..
A. Kesalahan Titik 0.
B. Kalibrasi.
C. Paralaks.
D. Gesekan.
E. Semua Jawaban Benar.

15. Neraca Digital mempunyai kelebihan pada neraca 3 lengan, adalah…
A. Ketepatan.
B. Kepekaan.
C. Realistis.
D. Fleksibel.
E. Idealis.

Jawaban

1. A
2. B
3. A
4. D
5. A
6. E
7. D
8. E
9. A
10. B
11. B
12. A
13. E
14. E
15. B

Contoh Soal Essay

Berikut ini kami bagikan contoh soal dalam bentuk essay :

1. Jelaskan pengertian pengukuran langsung & pengukuran tidak langsung ?
Terdapat suatu persamaan F. t = m v
F = Gaya.
t = Waktu.
m = Massa.
v = Kecepatan.
2. Menurut analisis dimensi, Apakah persamaan tersebut benar ?
3. Apa yang dimaksud Kesalahan Sistemik ?
4. Hasil dari pengukuran diameter koin menggunakan jangka sorong yakni 1,24 cm. Apabila NST jangka sorong 0,1 mm Tuliskan hasil pengukuran beserta ketidakpastian ?
5. Sebutkan yang termasuk ke dalam Besaran Pokok ?

Jawaban

1. Berikut penjelasan Pengukuran Langsung dan Tidak Langsung :

  • Pengukuran Langsung merupakan pengukuran bisa dilakukan secara langsung, contohnya : Mengukur panjang memakai penggaris atau meteran.
  • Pengukuran Tidak Langsung adalah suatu kegiatan mengukur suatu besaran dengan mengukur besaran yang lainnya, kemudian dihitung menggunakan besaran lain yang telah diukur. Contohnya : Mengukur volume bola dengan cara mengukur jari-jari bola, selanjutnya menggunakan rumus V = 4/3 πR³ sehingga volume bola bisa diketahui.

2. Suatu persamaan benar mempunyai ciri-ciri, dimensi ruas kiri sama dengan ruas kanan.

  • Ruas Kiri -> F.t
    Dimensi [MLTˉ²][T] = [MLTˉ¹]
  • Ruas Kanan -> m.v
    Dimensi [M][LTˉ¹]=[MLTˉ¹]

Dikarenakan kedua ruas tersebut mempunyai dimensi sama jadi persamaannya benar.

3. Kesalahan sistemik yaitu kesalahan yang bersumber dari alat ukurnya diantaranya kesalahan kalibrasi, kesalahan titik nol, kesalahan paralaks, kesalahan waktu respon

4. Diketahui :
D = 1,24 cm
△D = ½ nst
= ½ x 0,1 mm
= 0,05 mm
= 0,005 cm
Hasil pengukuran ditulis pada pola D = D + ΔD

Jawaban :
?? = 0,005/1,24 x 100% = 0,4%

D = (1,240 + 0,005)cm

= (1,240 + 0,4%)cm

5. Besaran Pokok :

  • Panjang.
  • Massa.
  • Waktu.
  • Arus Listrik.
  • Suhu.
  • Intensitas Cahaya.
  • Jumlah Zat.

Kami juga memberikan contoh soal dalam bentuk file pdf sebagai berikut :

Kesimpulan

Sekian penjelasan dari orangbaik.org mengenai contoh soal pengukuran beserta jawaban. Kami berharap dengan adanya pembahasan contoh soal kali ini kalian bisa lebih giat untuk mempelajari mata pelajaran Fisika. Sekian terimakasih.

Bagikan: